Kamis, 19 Mei 2016. Waktu masih menunjukkan pukul 08.30 wib, saat Pusdakota mulai dipenuhi remaja berseragam olah raga. Mereka adalah siswa-siswi SMPN 51 Surabaya yang terpilih menjadi kader lingkungan di tingkat sekolah. Pagi itu, mereke berkunjung ke Pusdakota Universitas Surabaya untuk melihat secara langsung bagaimana kegiatan pengelolaan lingkungan yang ada. Sebanyak 25 anak didik dan 4 guru pendamping yang terlibat pada kunjungan ini. Tidak sekedar berkunjung tentunya, kegiatan adalah bagian dari persiapan untuk menjadikan SMPN 51 Surabaya sebagai sekolah berwawasan lingkungan atau yang lebih dikenal sebagai sekolah Adiwiyata.

Kehadiran mereka disambut oleh kak Nila, dengan antusias mereka mengikuti seluruh proses pembelajaran. Mereka belajar tentang pengelolaan sampah, mulai dari yang paling sederhana yaitu mengetahui tentang jenis sampah, mengapa sampah harus dipilah dan bagaimana sampah tersebut diolah menjadi kompos. Disela-sela penjelasan, mereka juga antusias untuk bertanya tentang beberapa hal yang mereka belum pahami. Tak hanya siswa-siswinya, para guru juga terlihat antusias mendengarkan dan bertanya tentang kegiatan pengelolaan lingkungan yang dilakukan oleh Pusdakota.

Meski singkat, kunjungan ini cukup memberi pembelajaran yang bermanfaat bagi para peserta. Hal ini disampaikan langsung oleh perwakilan siswa dan guru pada sesi akhir. Mereka menyampaikan bahwa pembelajaran tersebut dapat bermanfaat untuk membuat sekolah mereka menjadi sekolah yang ramah lingkungan, namun yang paling penting, secara pribadi mereka mulai memiliki pemikiran yang berbeda tentang sampah. Senada dengan penyampaian siswa, para guru juga menyampaikan harapan bahwa hasil dari kunjungan ke Pusdakota dapat diterapkan menjadi sebuah model di tingkat sekolah. Selamat berjuang SMPN 51, semoga sukses untuk menjadi sekolah Adiwiyata.